Kapan ya Kereta Api Indonesia seperti ini?

Ah.. itu mah biasa. Tapi kalo yang di bawah ini bagaimana?


Tak terbayangkan bahwa pemandangan di atas adalah suasana di dalam kereta api. Bersih, teratur, dan nyaman. Membandingkan kereta api ekonomi di Indonesia, bisnis, atau eksekutif pun saya jadi bermimpi kapan ya kereta api Indonesia seperti ini?
[lebih lengkap klik di sini.]

tadinya saya menganggap ini adalah suasana di restoran mewah, ternyata?










4 tanggapan so far ↓
jemy // Juni 22, 2008 pada 1:19 pm |
yah sabar aja, sebab semua itu memerlukan proses yang panjang dan berkelanjutan. sebab masing-masing orang memiliki pemikiran yang beraneka ragam, dan perlu waktu lama untuk menyamakannya. Dan bagaimana mau maju jika infrastrukturnya seperti rel dan lainnya sudah gak layak pakai, tapi terpaksa dipakai.
danoe // Juli 1, 2008 pada 8:49 am |
wah…wah…rasanya kalo melihat ini kita jadi berpikir kapan ya kita bisa setidaknya menikmati berada di dalamnya.. tak terbayangkan juga bisa terwujud di negeri kita tercinta ini. Mungkin ini adalah salah satu dari sekian mimpi-mimpi para anak muda seperti kita. Mimpi ini terlihat sangat jauh, sangat jauh karena masih banyak rakyat kita yang hidupnya kekurangan, banyak pengangguran, kemiskinan merajalela. Katakanlah jika kereta ini ada di negeri kita, beroperasi, menjalankan fungsinya, apa ada jaminan tampilan kereta tsb masih seperti terlihat di gambar, selama masih banyak pengangguran, kemiskinan, dll, maka kondisi ideal atau katakanlah tampilan mewah seperti itu tidak akan bertahan lama. Kita sih berharap dan bermimpi bisa seperti itu,dan mimpi dan harapan itu harus selalu tetap ada agar kita bisa meraihnya…asal jangan putus asa
indar // Oktober 22, 2008 pada 10:47 am |
bukan maiinnnn, walau gak pernah naik setidaknya saya sudah melihat foto dekor-nya.. kalau kita ada kemauan pasti interior seperti apapun kita bisa saja, dalamnya bisa diisi dengan ukiran jepara, dinding dilapis bilik yang di pernis, tergantung siih… persiapan dana yang dibutuhkan, harapan saya semoga saja bukan hanya kereta apinya yang diperbaharui, tetapi rel kereta api yang sudah mati, dihidupkan lagi, kasihan mereka yang telah susah payah membangun jaringan rel jaman dahulu, nama, pengorbanan, dan hasil karyanya dilupakan begitu saja
Nonoh Siti Aminah // November 23, 2008 pada 7:37 pm |
waw, mimpi indah kali ye. Semoga berhasil, buat anak cucu kita yang masih belum lahiiiir.