Tulisan ditandai ‘Teknik Sipil’
Berbagi SNI Baja, Beton, & Gempa

Beberapa teman ada yang minta untuk dikirimi SNI tentang ketekniksipilan. Kadang proses upload sering bermasalah, biasalah jaringan internet di negeri ini kan belum bagus. Akhirnya saya memutuskan untuk di-share di blog ini saja. Agar siapa saja yang membutuhkan dapat langsung mendownloadnya.
Sekaligus bila ada yang memiliki SNI yang lebih update juga dapat berbagi di sini. Berikut daftar SNI tersebut:
- SNI-03-1729-2002, Tata Cara Perencanaan Struktur Baja untuk Bangunan Gedung, download di sini.
- SNI-03-2847-2002, Tata Cara Perhitungan Struktur Beton untuk Bangunan Gedung, download di sini. Ingin yang lain? Baca entri selengkapnya »
Bagaimana Prospek Lulusan Teknik Sipil?
“Teknik Sipil? Masih ada yang berminat juga?” Begitulah kira-kira komentar kakak teman saya sewaktu saya mengisi formulir UMPTN (SPMB) sembilan tahun yang lalu. Maklum saat itu dunia teknik sipil sedang rontok karena krisis yang sejak dua tahun sebelumnya(1997/1998). Jadi wajar saja pendapat kakak kelas tesebut. Dalam hati saya, “teknik sipil kan pilihan kedua, lagi pula empat tahun atau lima tahun lagi saat saya lulus ekonomi membaik sehinggga dunia teknik sipil juga akan membaik lagi”.
Saya akui sebenarnya saya lebih suka bidang elektro dan informatika, tetapi hal itu tidak memungkinkan. Orang tua asuh yang akan membiayai studi saya mengharuskan untuk memilih UNS Solo, sementara UNS saat itu belum ada jurusan elektro atau informatika. Sesuai saran ortu pilihan pertama adalah kedokteran dan pilihan kedua sebenarnya mau pilih FKIP Fisika atau Kimia. Tetapi atas saran guru saya, pilih teknik saja. Setelah menimbang-nimbang dan minta saran kepada kakak kelas akhirnya Baca entri selengkapnya »
Musim Hujan, Jalan-Jalan Rawan Rusak

Musim hujan ini jalan-jalan rawan rusak. Jadi agak hati-hati. Dan pemerintah harus menganggarkan dana untuk perbaikan jalan dan melakukan perbaikan segera mungkin. Justru kalau dibiarkan lebih lama kerugian lebih besar. Baik biaya maintenance / perbaikan atau kecelakaan akibat buruknya sarana transportasi.
Hal ini saya lihat ketika pulang ke Blora. Saya banyak melihat jalan-jalan yang tingkat kerusakannya cukup parah, padahal jalan tersebut di dalam kota. Yang mana tentu setiap hari dilewati oleh pejabat terkait. Apalagi bila jalan-jalan di pedalaman, pasti kondisinya sangat memprihatinkan.
(foto:www.waspada.co.id)