Celotehan Masmus

menggelorakan jiwa

Doa untuk Sahabat

leave a comment »

Setelah lama saya meninggalkan kampung halaman,  saya merasa ada sesuatu yang hilang.  Apalagi setelah lulus SMU kami harus berpisah untuk bekerja atau melanjutkan studi. Ada yang ke Semarang, Solo, Jogja, Bandung, Jakarta, Magelang, Jakarta, ataupun ke seluruh kota di Indonesia.

Kami masih sempat kumpul-kumpul saat lebaran pada tahun-tahun pertama. Namun tidak bisa semua karena kesibukan dan memang pindah tempat tinggal atau sudah tidak lagi di Blora.

Setelah sekial lama itulah muncul di hati ini kerinduan akan masa-mas SMA, masa saat masih di Blora.  Ingin ku mengenang. Namun setiap pulang kampung ke Blora terasa ada sesuatu yang hilang. Bangunan mungkin masih seperti dulu atau sekarang malah lebih bagus. Tetapi sesuatu yang hilang . Apa ya?

Ternyata sahabat. Ya, sahabat. Aku sudah tak dapat menemui  sahabat-sahabat lama setiap pulang kampung. Mereka kini entah kemana. Ingin rasanya mengulang masa-mas lalu. Saya pun mulai mencari teman-teman SMA dengan membuka buku kenangan SMUN 1 Blora. Kami mencoba mengingat satu persatu. Menanyakan ke teman satu ke teman lain. Mencari data teman lewat internet, google, friendster, blog, milis, dan lain sebagainya.

Tadi siang saya chating sama kakak kelas waktu SMA. Saya menanyakan kabar teman saya yang kebetulan merupakan saudara sepupu kakak kelas saya tersebut.

“Mas Wawan? Mas Wawan kan sudah meninggal,” kata kakak kelas tersebut.

Innaa illaahi wa innaa ilaihi rojiuun,” sambut saya.

“Sudah lama kok, kapan ya, kira-kira tahun 2006 awal,”  kakak kelas itu menambahkan.

Betapa kaget dan terkejut saya. Kwartono Setiawan, teman SMA-ku itu kecelakaan saat hendak ke Jakarta tiga tahun silam. Sekitar delapan tahun kami berpisah. Saat menanyakan kabar teman yang lama tak berjumpa itu, ternyata dia sudah menghadap-Nya. Doa kami untukmu duhai Sahabat. Allohumaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu ‘anhu.

Sahabatku Alm. Kwartono Setiawan (Wawan), suatu saat kami pun akan menyusulmu menghadap Illahi robbi. Yaa Robb ampunilah kami. Tunjukilah kami ke jalan yang lurus, jalan yang Kau ridloi.

Seorang yang kehilangan sahabat,

A Mustofa Rusdi

Written by mus

25/04/2009 pada 20:54

Ditulis dalam Curhat

Tagged with ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: